Kabupaten Badung - Bali
Kabupaten Badung merupakan
salah satu dari 9 Kabupaten dan/kota yang terdapat di Propensi Bali
dan terletak di tengah-tengah Pulau Bali membujur dari Utara sampai
Ujung Selatan. Pada bagian utara berbatasan dengan Kabupaten
Buleleng, bagian Barat berbatasan dengan Kabupaten
Tabanan, sedangkan pada bagian Timur berbatasan dengan Kabupaten
Bangli, Gianyar serta
kota Denpasar. Secara
fisik mempunyai bentuk yang unik, menyerupai sebilah keris. Keunikan
ini kemudian diangkat menjadi Lambang Daerah, dimana didalamnya
terkandung semangat dan jiwa yang sangat erat hubungannya dengan
perjalanan historis wilayah ini, yaitu peristiwa “Puputan
Badung”. Semangat itu pula yang melandasi motto Kabupaten
Badung yaitu “Cura Dharma Raksasa” (Kewajiban Pemerintah
untuk melindungi kebenaran dan Rakyatnya).
Kabupaten Badung memliliki luas
wilayah 418,52 Km2 yang meliputi 6 Kecamatan, yaitu Kecamatan Petang,
Abiansemal, Mengwi, Kuta,
Kuta Utara, dan Kuta Selatan yang terdiri dari 40 Desa dan 16 kelurahan,
5 Desa Persiapan, 328 Dusun persiapan 119 Lingkungan, 28 lingkungan
Persiapan, 119 Desa Adat dan 522 Banjar serta 522 Sekeha Teruna.
Kabupaten Badung merupakan daerah beriklim tropis yang mengenal
dua musim, yaitu musim kemarau (April-Oktober) dan musim hujan (nopember-Maret).
Temperatur udaranya berkisar antara 24,00 C sampai 30,80 C, dengan
rata-rata curah hujan per tahun berkisar antara 893,4 mm sampai
2.702,6 mm dan kelembaban udara rata-rata 79 %. Jenis flora dan
faunanya juga tergolong daerah tropis.
Jumlah penduduk samapai bulan Juni tahun 2001 sebanyak 332.265 orang
dengan denga kepadatan 794 jiwa setiap km2 menurut data registrasi
penduduk kantor Statistik kabupaten Badung. Dan Pendapatan Asli
Daerah pada tahun 2000 sebesar Rp. 203,861 milyar rupiah dari target
sebesar 153,790 milyar rupiah, sedangkan sampai bulan Juni 2001
realisasi PAD sebesar 170,176 milyar rupiah dari target sebesar
332.725 milyar rupiah. Sebagian besar penduduknya menganut agama
Hindu, dengan kegiatan upacara
keagamaan dan adanya yang unit dan menarik terus berlangsung
sepanjang waktu. Bahasa pengantar yang umum digunakan masyarakat
yaitu Bahasa Bali
dan bahasa Indonesia serta sedikit Bahasa Inggris dengan mata pencaharian
utama dari sektor pertanian, perdagangan dan jasa. Pendapatan Daerah
sebagian besar bersumber dari sektor pariwisata.
Menyesuaikan kondisi dan potensi wilayah, Kabupaten Badung dibagi
menjadi 3 (tiga) wilayah pembangunan terdiri dari :
Badung Utara yang meliputi Kecamatan
Petang dan Abiansemal dengan dominasi aktivitas perkebunan yang
diarahkan kepada komoditi ekspor dan penunjang pariwisata, potensi
alam untuk obyek pariwisata, konservasi air tanah, industri kecil
dan kerajinan, dengan Potensi kepariwisataan yang diarahkan pada
wisata agro dan wisata petualangan dengan tidak mengganggu fungsi
kawasan tersebut sebagai kawasan penyangga dan lindung.
Wilayah pembangunan Badung Tengah
meliputi kecamatan Mengwi dengan dominasi aktifitas pertanian tanaman
pangan, pariwisata, pengembangan fisik wilayah kota dan lain sebagainya.
Pengembangan potensi kepariwisataan Badung Tengah ini diarahkan
pada pariwisata budaya.
Wilayah pembangunan Badung
Selatan yang meliputi Kecamatan
Kuta, Kuta Utara, Kuta Selatan dengan dominasi aktivitas pariwisata,
perdaganagan, pusat pendidikan dan lain sebagainya yang pengembangan
potensi kepariwisataan diarahkan sebagai kawasan pariwisata dengan
penyediaan berbagai fasilitas kepariwisataan. Secara umum pengembangan
kepariwisataan di kabupaten Badung dilakukan secara selektif dengan
selalu berpedoman pada Pariwisata Budaya. Potensi alam, sarana rekreasi
dan lain-lain hanya merupakan penunjang kepariwisataan di Kabupaten
Badung.
Keliling wisata di Kabupaten Badung dengan mobil rental baru harga sewa mobil murah, rent car terbaik di Bali. Hubungi Surga Bali Tour and Car Rental, dapatkan pelayanan terbaik selama wisata di Bali. |